You are currently viewing Institut Agama Islam Al-Hidayah Bogor Mulai Transformasi Digital Audit Mutu Internal 2025/2026

Institut Agama Islam Al-Hidayah Bogor Mulai Transformasi Digital Audit Mutu Internal 2025/2026

BOGOR – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam Al-Hidayah Bogor resmi memulai rangkaian kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) untuk tahun akademik 2025/2026. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, AMI kali ini mengusung semangat modernisasi dengan penerapan sistem berbasis digital.

Sebagai langkah awal, LPM telah sukses menyelenggarakan kegiatan pendampingan aplikasi E-SPMI dari e-campus yang berlangsung selama sepuluh hari, mulai tanggal 8 hingga 18 Juni 2026. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur penting kampus, mulai dari auditi (pihak yang diaudit), Gugus Penjaminan Mutu (GPM), hingga para auditor.

Kepala LPM Al-Hidayah Institute Bogor, Aforisma Mulauddin, menjelaskan bahwa para peserta telah mendapatkan pelatihan intensif untuk mengoperasikan sistem aplikasi E-SPMI tersebut. “Al-Hidayah Institute insyaallah akan melakukan audit tersebut berbasis digital alias dengan menggunakan sistem aplikasi E-SPMI yang dikeluarkan oleh e-campus,” tuturnya dalam keterangan resmi.

Adapun program studi yang berpartisipasi dalam rangkaian AMI kali ini meliputi:

  • Pendidikan Agama Islam (PAI)
  • Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT)
  • Manajemen Pendidikan Islam (MPI)
  • Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI)
  • Magister Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (MIAT)
  • Ekonomi Syariah (ESY)
  • Hukum Keluarga Islam (HKI).

Jadwal Penting AMI 2025/2026
Setelah fase pendampingan selesai, para auditi diwajibkan mengikuti tahapan selanjutnya sesuai jadwal berikut:

  1. Evaluasi Diri: 22 Juni – 5 Juli 2026.
  2. Desk Evaluation (oleh Auditor): 6 – 12 Juli 2026.
  3. Visitasi Lapangan: 13 – 26 Juli 2026.

Proses visitasi lapangan nantinya akan dihadiri oleh auditi, auditor, serta didampingi langsung oleh pihak GPM. Melalui digitalisasi proses audit ini, Al-Hidayah Institute berharap dapat terus meningkatkan mutu perguruan tinggi secara berkelanjutan.

“Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar sehingga bisa memberikan dampak positif bagi para mahasiswa, civitas akademika, dan masyarakat Indonesia,” pungkas Aforisma.